Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2021

Perangkat Desa

 Perangkat desa adalah 

Keamanan Desa

Gambar
Pos Ronda Atau Pos Kamling      Kepala desa Karangsari, sejak awal tahun 2021 ini, membangun pos ronda di setiap RT/RW di desa Karangsari      Tujuan pembuatan pos ronda ini adalah untuk meningkatkan hubungan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat. Pos ronda selain sebagai tempat penjagaan keamanan lingkungan, juga sebagai tempat sambung rasa dan bersosialisasi antara masyarakat satu dengan masyarakat lainnya.      Kepala desa berharap, setelah  dibangunnya pos ronda tersebut jangan hanya sekedar dijadikan pajangan, tetapi harus benar - benar digunakan untuk tempat pemujaan keamanan lingkungan untuk memberikan kenyamanan pada masyarakat sekitar.

Pembangunan Masjid Desa

Gambar
Pembangunan Masjid Desa Karangsari Desa Karangsari, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, sejak bulan bulan akhir tahun 2020 giat melaksanakan pembangunan Masjid Desa dengan tujuan untuk memperluas dan memperbesar masjid. Kegiatan pembangunan Masjid diadakan secara swakelola yang melibatkan warga masyarakat desa Karangsari. Untuk biaya pembangunan masjid setiap bulan / setiap Minggu ketua RT/RW mengunjungi rumah - rumah warga desa Karangsari untuk menarik uang seikhlasnya untuk biaya pembangunan masjid. keinginan warga Desa Karangsari untuk merenovasi Masjid Al Falah, orang nomor satu di Rembang itu  Pemkab siap untuk membantu pembangunannya dengan anggaran minimal Rp. 100 juta. Selain itu secara pribadi Bupati Hafidz juga akan menyumbang 100 sak semen untuk renovasi Masjid Al Falah. “Insya allah nanti akan kami bantu melalui kebijakan pemerintah akan dibantu dengan anggaran APBD minimal Rp. 100 juta,” imbuhnya. Bupati Hafidz Siap Bantu Warga Desa Karangsari Renovasi Masjid

Pembangunan Taman Desa

Gambar
Pembangunan Taman Desa Karangsari      Desa Karangsari, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, sejak awal bulan Februari 2021 ini, sedang giat melaksanakan pembangunan taman desa yang cukup luas yang berlokasi di sebelah timur puskesmas Desa Karangsari.      Taman tersebut cukup luas yang bertempat di kanan dan kiri jalan saat memasuki Desa Karangsari.      Pembangunan taman desa ini, dilaksanakan secara swakelola yang melibatkan masyarakat desa Karangsari.      Dengan dibangunnya taman bapak kepala Desa berharap, dapat memberikan kontribusi positif untuk perkembangan desa, dapat menjadi sarana untuk bermain anak - anak dan warga masyarakat, dan mampu untuk menjadi tempat berteduh bagi siapapun yang melewati atau berkunjung ke Desa Karangsari.

Peristiwa - Peristiwa Penting Desa

Gambar
 Bersih Desa ( Selamatan )      Bersih Desa merupakan kegiatan yang diadakan di setiap tahunnya di Desa Karangsari, karena merupakan wujud syukur kepada Allah SWT.      Tetapi, pada tahun kemarin yaitu 2020, kegiatan ini ditiadakan karena adanya wabah covid - 19, dan desa Karangsari masuk ke dalam zona merah.      Kegiatan ini ditiadakan dan diganti dengan acara selamatan di tiap - tiap RT/RW di Desa Karangsari di musholla / masjid desa.      Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan rasa persatuan, kesatuan, dan kekeluargaan, gotong royong agar dapat terciptanya ketertiban, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat desa Karangsari, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang.      Adapun tujuan lain diadakan nya acara bersih desa adalag untuk pendidikan karakter anak.

Asal - Usul

Gambar
 Asal - Usul Dukuh Trambalan Asal - usul Dukuh Trambalan  Pada zaman dahulu ada tokoh kuat yaitu Panji Sering. Panji Sering mempunyai Kerbau berjenis perempuan. Panji Sering ingin Kerbau perempuannya itu mempunyai keturunan. Panji Sering bertemu dengan Dasamada. Dasamada mempunyai Kerbau berjenis laki - laki. Panji sering dan Dasamada menjodohkan Kerbaunya itu. Kerbaunya melahirkan satu, tetapi Panji Sering ingin meminta anak Kerbau tadi. Tetapi Dasamada tidak setuju, setelah itu Dasamada marah kepada Panji Sering. Panji Sering lari menuju ke Desa Ngiri karena ke kanan atau ke kiri arahnya, setelah itu Panji Sering lari ke sebuah desa yaitu Desa Nggrawan karena Setiap siang. Setelah itu Panji Sering lari ke desa Keso karena di daerah itu Panji Sering berhenti lari dan menghampar tikar. Panji Sering terus lari ke Desa Legok karena jalannya Lekak - Lekuk. Setelah itu Panji Sering lari ke Dukuh ( Desa ) Trambalan ( Mbalan ) karena di Desa itu Panji Sering dan Dasamada bertengkar ...